Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2012

Tersedia 500 Beasiswa Bidik Misi Undip 2012



JAKARTA - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyediakan kuota sebesar 500 untuk jalur bidik misi. Dengan demikian, para calon mahasiswa baru yang berasal dari keluarga tidak mampu dapat mendaftar ke Undip tanpa perlu merasa ragu.

Pembantu Rektor I Undip Hertanto Wahyu Subagyo mengungkapkan, tadinya Undip menetapkan kuota sebesar 1.000 untuk beasiswa Bidik Misi. Namun, hal tersebut masih menunggu persetujuan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Jumlahnya tahun ini ada 500 beasiswa tetapi sebenarnya Undup mengajukan 1.000 usulan beasiswa tetapi masih harus menunggu persetujuan dikti, semoga saja tahun ini jumlahnya bisa meningkat. Para calon mahasiswa bidik misi boleh memilih 43 program studi S-1 yang ada di Undip," kata Hertanto seperti dikutip dari siaran pers yang diterima okezone, Senin (13/2/2012).

Namun, bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh jalur ini, harus mengikuti beberapa persyaratan yang telah ditetapkan. "Misalnya, pendapatan kotor gabungan orangtua atau wali maksmial Rp3 juta per bulan, pendapatan kotor gabungan orangtua atau wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp600 ribu per bulan, serta pendidikan orangtua atau wali maksimal S-1 atau D-4," katanya menjelaskan.

Dia mengatakan, semua penerima beasiswa bidik misi akan dipastikan sesuai dengan target yang ditetapkan. "Semua prosedur penilaian dilakukan secara adil oleh Dikti, tidak ada permainan apapun. Jadi, mereka yang menerima beasiswa dipastikan adalah mereka yang berhak. Maka, jangan mempercayai bila ada yang menawarkan untuk memfasilitasi dan iming-iming masuk ke Undip," tuturnya.

Sementara Kasubag Layanan Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni Undip Damami menambahkan, jumlah penerima beasiswa bidik misi ini sama dengan kuota pada 2011 sedangkan pada 2010 hanya sebesar 225 penerima beasiswa.

"500 penerima beasiswa 2011 tersebar di Fakultas Ekonomi, Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP), Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Matematika dan IPA (MIPA), Teknik, Peternakan dan Pertanian, Perikanan, Psikologi serta mahasiswa dari Program D-3, " kata Damami.

Dia menyebutkan, sejauh ini para penerima beasiswa telah menerima hak-hak mereka dengan lancar. "Beasiswa yang diperoleh langsung dipotongkan untuk kepentingan pembayaran SPP dan praktikum, sementara uang saku langsung ditransfer ke rekening penerima beasiswa masing-masing," ujarnya menerangkan.

Mengenai ketentuan pelamar jalur beasiswa Bidik Misi, Ketua UPT Humas Undip Agus Naryoso menyatakan, haruslah berstatus sebagai mahasiswa Undip yang berhasil lolos melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Jalur Undangan maupun Tulis serta Ujian Mandiri. "Khusus untuk jalur SNMPTN jalur Undangan hanya diperuntukan bagi pendaftar angkatan 2012," kata Agus.(mrg)(rhs)

Senin, 06 Februari 2012

Informasi SNMPTN 2012


Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi melalui pola seleksi secara nasional dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi negeri secara bersama untuk diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruhIndonesia.

Berdasarkan hasil rapat Pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia di Jakarta pada tanggal 14 Oktober 2011, para Rektor Perguruan Tinggi Negeri di bawah koordinasi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan seleksi calon mahasiswa baru secara nasional dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). SNMPTN 2012 merupakan satu-satunya pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak. SNMPTN 2012 dilaksanakan melalui (1) jalur undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik, dan (2) jalur ujian tertulis.(khusus program studi Ilmu Seni dan Keolahragaan melaksanakan ujian keterampilan). Sejalan dengan program Pemerintah tentang Bidikmisi, bagi calon yang dinyatakan diterima melalui masing-masing jalur seleksi dapat mengajukan permohonan memperoleh beasiswa Bidikmisi sehingga mendukung keberlanjutan studinya.

Informasi ini menyajikan ketentuan umum SNMPTN 2012 yang terdiri dari dua bagian, yaitu: Bagian 1 (satu) tentang Jalur Undangan dan Bagian 2 (dua) tentang Jalur Ujian Tertulis dan Keterampilan. Informasi yang disajikan meliputi persyaratan, cara pendaftaran, jenis ujian, jadwal, biaya, dan kelompok Program Studi, baik Kelompok IPA maupun IPS, dari 61 Perguruan Tinggi Negeri. Informasi ini diterbitkan untuk dipergunakan dan dicermati secara seksama oleh calon peserta yang akan mengikuti SNMPTN 2012 sehingga calon peserta dapat mempersiapkan diri dalam memilih Program Studi yang dikehendaki dan dapat menjadi panduan awal untuk mengikuti proses seleksi SNMPTN dengan baik.

Secara rinci informasi tentang tata cara pendaftaran dan pelaksanaan SNMPTN akan dimuat dalam Buku Panduan Peserta SNMPTN 2012 yang dapat diakses di laman (website) resmi http://www.snmptn.ac.id. Mudah-mudahan Informasi ini bermanfaat bagi persiapan peserta untuk mengikuti SNMPTN.


Oleh : | Sumber : snmptn.ac.id

Ini Dia PTN Indonesia Masuk 100 Besar Terbaik Asia


Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia tetap berada dalam daftar 100 perguruan tinggi (PT) terbaik Asia dan masuk pula dalam kelompok 500 PT terbaik dunia versi Webometrics.

Menurut laporan pemeringkatan yang dikutip dari webometrics.com, Selasa, per Januari 2012, UGM menempati posisi 30, disusul ITB di urutan 33, dan UI peringkat 53.

Di jajaran PT elite dunia, menurut Webometrics, ketiga PTN tersebut juga masuk dalam kelompok 500 perguruan tinggi terbaik dunia, meskipun peringkatnya masih ratusan. UGM menempati posisi 249, disusul ITB (277), dan UI di urutan 365.

Sejak 2004, Webometrics melakukan pemeringkatan PT dan sampai kini tercatat sudah 20.300 PT di dunia yang diperingkat. Setahun dua kali (Januari dan Juli) Webometrics mengumumkan hasil pemeringkatannya.

Selama bertahun-tahun, UGM, ITB, dan UI masuk dalam daftar 100 PT terbaik Asia, setidaknya menurut versi Webometrics.

Rektor Universitas Diponegoro Semarang, Prof Sudharto Prawata Hadi, mengatakan Undip sudah menegaskan komitmennya menjadi universitas berkelas dunia, karena itu akan terus berbenah diri untuk mencapai prestasi puncak.

Lima besar PT terbaik Asia didominasi Taiwan. Menurut Webometrics per Januari 2012, National Taiwan University berada di posisi puncak dengan posisi dunia di urutan ke-42. Posisi kedua diduduki Tokyo University dan berada di peringkat ke-46 dunia.

National Cheng Kung University Taiwan (3 dan 63), National Chiao Tung University (4 dan 72), dan Kyoto University (5 dan 77). (ANT)

Islamedia.web.id

Minggu, 05 Februari 2012

NILAI TRY OUT SNMPTN 2012 NURUL FIKRI JAKARTA 3 (Asrama Haji, Pondok Gede Jakarta)

Minggu, 22 Januari 2012

Alasan Mengapa Nilai UN Jadi Syarat Masuk PTN


Kepala Badan Standardisasi Nasional Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Teuku Ramli Zakaria membeberkan alasan mengapa nilai ujian nasional jenjang SMA dimasukkan menjadi salah satu nilai penentu untuk masuk ke perguruan tinggi negeri.

Menurutnya, langkah itu diambil dengan tiga alasan dasar, yaitu praktis, ekonomis, dan untuk menghilangkan penyimpangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Ia mengatakan, seleksi masuk PTN akan menjadi lebih praktis dengan menggunakan nilai ujian nasional (UN) sebagai salah satu penentunya. Nantinya, kata dia, dalam seleksi nasional masuk PTN (SNMPTN) hanya akan dilakukan tes potensi akademik (TPA) dan tidak akan ada lagi tes mata pelajaran.

"Tentunya menjadi lebih praktis," kata Ramli saat ditemui Kompas.com, Senin (2/1/2012), di Sekretariat Badan Standardisasi Nasional Pendidikan, Gedung Dikdasmen, Cipete, Jakarta.

Ia melanjutkan, kebijakan ini sangat ekonomis dan menutup celah korupsi karena masyarakat tidak perlu lagi menyiapkan perangkat tes untuk mata pelajaran yang biasa diujikan dalam SNMPTN. Jika biasanya dalam SNMPTN masyarakat dibebankan biaya ratusan ribu untuk tes mata pelajaran, dengan kebijakan ini masyarakat hanya perlu menyiapkan biaya untuk satu kali ujian TPA, yaitu sekitar Rp 25.000.

Ramli menambahkan, sejak direncanakan, kebijakan ini memang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dari segi pembiayaan, selain lebih praktis dan mempersulit terjadinya praktik penyimpangan.

"Jika nilai UN ikut menentukan seleksi masuk PTN, tentu dapat mencegah praktik kolusi, mencegah adanya 'titipan', dan surat rekomendasi.

Meski demikian, ia mengungkapkan, semua akan terlaksana dengan dukungan pelaksanaan UN yang kredibel. Jika kredibilitas UN telah diakui, bobotnya akan dimasukkan sekian persen dalam SNMPTN. "Jika sampai saat ini PTN belum mau, itu karena UN belum kredibel," paparnya.

Seperti diberitakan, beberapa hari lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan jika nilai UN jenjang SMA tahun ini akan dijadikan salah satu penentu dalam seleksi masuk PTN. Meski begitu, sampai berita ini diturunkan, Kemdikbud belum bisa membeberkan mengenai formulasi nilai UN dalam seleksi masuk PTN. (kompas)

Kamis, 29 Desember 2011

Minggu, 20 November 2011

WUJUD APRESIASI NF BOGOR MAWAR KEPADA MITRA BELAJAR

LA SASTRA 11 SMAN 5 BOGOR



Dalam rangka memperingati bulan bahasa, SMAN 5 Bogor mengadakan Lomba Bahasa dan Sastra, yang biasa disebut LA SASTRA 5.

La Sastra sendiri sudah menjadi ciri khas SMAN 5 Bogor, menjadi program kerja OSIS SMAN 5 Bogor, dan tertera di kalender Dinas Pendidikan Kota Bogor, dan tahun ini adalah digelarnya La Sastra yang ke-11.

Mata lomba yang diadakan pada La Sastra yang ke-11 ini ada 11 mata lomba. 6 mata lomba untuk tingkat SMP sederajat dan 5 mata lomba untuk tingkat SMA sederajat.

Peserta La Sastra sendiri adalah siswa-siswi SMP dan SMA di tiga provinsi. Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Karena itu SMAN 5 Bogor sebagai MITRA BELAJAR dari Bimbel NURUL FIKRI MAWAR BOGOR, dibantu dan di SPONSORI oleh NURUL FIKRI.

Berikut beberapa dokumentasi NURUL FIKRI dari acara tersebut :






Lomba Pidato



Peserta Lomba


Panggung Hiburan



Pameran Buku



Lomba Puisi

Minggu, 13 November 2011

Tips memilih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik




Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMA, SMEA, SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS. Pada perguruan tinggi terdapat penjurusan mahasiswa berdasarkan subyek mata kuliah yang diambil. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.

Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi anda di masa depan.

Cara milih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik :

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jrurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.

Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Informasi yang Sempurna

Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.

Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya

Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.

Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.

Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal yang murni seperti SNMPTN dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.

Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan anda.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan

Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan anda. Selamat berjuang.

Rabu, 09 November 2011

Belajar Pendidikan Karakter Dari Sepak Bola


Pendidikan karakter itu bukanlah sesuatu yang muluk-muluk atau sulit. Pendidikan karakter sebenarnya sudah ada dimana-mana. Sudah ada dikeluarga, dilingkungan sosial, sekolah, tempat hiburan dan lainnya. Tapi kali ini kita akan belajar sesuatu inti yang penting tentang pendidikan karakter dari sepak bola.

Ya, kenapa sepak bola karena kondisi atau contoh ini akan sangat mudah di analogikan (disamakan) dengan kondisi dan bagaimana mendidik karakter di dalam sekolah dan rumah. Pada dasarnya pendidikan karakter adalah memberikan aturan main dalam kehidupan dan lingkungan sosial disertai dengan konsekuensi yang berlaku didalamnya. Lalu hubungan dengan sepak bola? Mudah, dalam sepak bola sudah berlaku aturan yang sangat baku dan jelas. Ada aturan main dan konsekuensi. Jika melanggar ada kartu kuning (peringatan), kartu merah (keluar dari permainan), free kick, penalty, corner kick, bahkan denda uang bagi pemain dan team. Bahkan yang lebih “sadis” lagi jika team tersebut harus turun kasta ke liga yang lebih rendah lagi.

Sebagai pecinta sepak bola, saya sangat senang dan berulang kali menggunakan contoh ini kepada guru dan orang tua yang ingin tahu tentang bagaimana mendidik karakter anak dengan menggunakan contoh ini. Seorang anak perlu mengembangkan pemahaman yang benar tentang bagaimana dunia ini bekerja, mempelajari “aturan main” segala aspek yang ada di dunia ini dan “hidup” didunia ini. Nah, masalahnya anak pada saat lahir dia tidak memiliki “konsep sosial” didalam kepalanya, oleh karena itu anak perlu tahu bagaimana aturan – aturan yang ada didalam dunia ini. Inilah Pendidikan Karakter, mudah kan?

Supaya tidak kena kartu kuning, jangan melanggar. Jika melanggar lagi ya kartu merah. Sehingga banyak dari pemain sepak bola jika kesal terhadap team lawan selalu berusaha menjaga sikap dengan berusaha menghormati wasit dan tetap mengeluarkan uneg-uneg nya. Ya inilah dunia manusia, terkadang ada yang sesuai dan tidak tetapi diperlukan aturan untuk membuat semuanya teratur.

Dalam permainan sepak bola pemain inti dalam sebuah pertandingan adalah wasit. Banyangkan jika bermain tidak ada wasit maka kemungkinan besar bukan pertandingan sepak bola lagi yang kita lihat. Tetapi UFC (Ultimate Fighting Championship) di lapangan sepak bola, alias tarung bebas dilapangan sepak bola. Sama dalam dunia pendidikan di sekolah perlau ada figure yang berperan seperti wasit dalam pertandingan sepak bola yang menjadi “penjaga” aturan di sekolah. Dan seringkali hal inilah yang menjadi kelemahan, wasit di sekolahnya tidak berfungsi dengan baik. Sama halnya dirumah, orang tua kurang dapat menjadi wasit dengan baik. Sehingga pendidikan karakter kurang dapat berjalan dengan maksimal.

Perlu kita ketahui semua, pendidikan karakter bukan semata-mata memberikan pengetahuan semata tetapi menetapkan aturan dan konsekuensi dilingkungan sekolah dan dirumah. Dalam peraturan sekolah misal: anak tidak bawa buku pelajaran maka konsekuensinya mendapatkan tugas tambahan. Ini harus jelas dan konsisten, serta dikomunikasikan kepada semua pihak termasuk orang tua.

Jika kita melanggar aturan lalu lintas maka jelas kita kena tilang, dan kita bisa pilih mau slip merah atau biru. Merah bayar di tempat, jika biru kita bayar di tempat yang ditunjuk untuk mengurusi tilang (Bank BRI). Dan ini konsisten dan semua masyarakat Indonesia yang menggunakan kendaran bermotor sudah tahu. Inilah dasar dari pendidikan karakter. Ada aturan yang jelas dan konsekuensi.

Berikutnya, memang sebaiknya seorang yang bertanggung jawab dibidang pendidikan karakter adalah seorang yang memiliki minat, dalam dunia “kemanusian” tidak mesti psikolog. Kenapa sebab ini berkaitan dengan menata aturan dan konsekuensi bagi anak didik. Tentunya aturan ini harus ditata berdasarkan jenjang dan usia dan skala pelanggaran. Misal: hukuman anak yang mencuri atau merusak dengan sengaja property sekolah tentunya akan berbeda dengan anak yang lupa membawa alat tulis, atau tidak membawa catatan.

Nah, yang terpenting bagi kita semua bahwa pendidikan karakter bukanlah sesuatu yang rumit. Ini sangat mudah dan ada banyak sekali contohnya disekitar kita, tinggal kita mau apa tidak. Perlu upaya untuk menerapkan ini, kita perlu mengetahui dan belajar tentang seluk beluk manusia dan bagaimana mengatasinya. Sebab manusia saat dilahirkan tidak disertai manual book-nya, lain seperti Black Berry yang kita beli dan sudah disertakan manual book-nya dan ada petunjuk bagaimana menggunakannya.

Selasa, 08 November 2011

Raih Keuntungan Melalui Kartu Keluarga Besar NURUL FIKRI


Keluarga Besar Nurul Fikri

Adalah komunitas yang anggotanya terdiri dari siswa, alumni, guru, dan pegawai BKB NF, serta pihak lain yang telah bergabung dalam komunitas tersebut. Kartu Keluarga Besar Nurul Fikri, atau disingkat KKB NF merupakan kartu yang berfungsi sebagai identitas keanggotaan keluarga besar Nurul Fikri.
Lalu, siapa sajakah yang bisa memiliki kartu ini? Seluruh siswa, guru, serta pegawai BKB NF, dan pihak lain yang ingin bergabung sebagai keluarga besar NF dapat memiliki kartu ini.
Setiap anggota Keluarga Besar NF (KB NF) berhak mendapatkan sebuah KKB NF, yang selain berfungsi sebagai identitas keanggotaan, juga memiliki nilai manfaat lainnya.

Pada tahap awal, pengoperasian kartu KB NF ini bermanfaat sebagai berikut:


  1. Komunitas pemegang kartu diperbolehkan merancang dan mengadakan kegiatan yang bermanfaat atas sepengetahuan administrator KB NF.
  2. Kartu KB NF dapat dipergunakan sebagai sarana untuk menghimpun komunitas- komunitas yang ada dilingkungan BKB NF.
  3. Pemegang kartu dapat berfungsi sebagai mitra pendaftaran siswa dengan mekanisme sebagai berikut :
  • Pemegang kartu dapat berperan aktif mengajak keluarga, kerabat serta masyarakat umum lainnya untuk bergabung menjadi siswa baru BKB Nurul Fikri.
  • Calon siswa baru yang direkrut diarahkan untuk melakukan pendaftaran di lokasi belajar BKB NF dengan menyerahkan fotokopi Kartu KB NF yang telah ditandatangani oleh pemegang kartu.
  • Siswa yang direkrut akan mendapatkan GRATIS biaya pendaftaran bimbingan belajar dan pemegang kartu akan mendapatkan insentif sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk setiap siswa baru yang mendaftar. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi pegawai yang telah mendapatkan fasilitas sebagaimana yang diatur dalam Ketentuan Potongan Biaya Bimbingan Bagi Keluarga Pegawai dan Pengajar Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri.

Manfaat lain


Manfaat Kartu KB NF lainnya akan terus dikembangkan sesuai dengan kondisi yang ada dan terus diupayakan untuk dapat bekerjasama dengan pihak-pihak tertentu yang nantinya akan dapat menambah nilai manfaat kartu tersebut.

Wilayah Berlaku


  1. Kartu KB NF berlaku di seluruh lokasi belajar BKB NF
  2. Khusus untuk manfaat kartu KB NF yang berkaitan dengan ketentuan gratis biaya pendaftaran dan insentif bagi pemegang kartu KB NF hanya berlaku di lokasi belajar BKB NF sebagaimana
  3. Adapun mekanisme pendaftaran keluarga besar NURUL FIKRI bisa menghubungi lokasi terdekat kami.

Jumat, 04 November 2011

PPLS IPA NF MAWAR BOGOR VS NURUL FIKRI MAPALMAS (Mawar Paledang Ciomas)



Waw.. sobat-sobat Nurul Fikri... ga nyangka ya.... ternyata Staf dan Pengajar NF.. asyik.. asyik ya!!!.. coz mereka mau berbaur dengan para siswa.. sampai2 ngajakin maen Futsal bareng di Lapangan Indoor salah satu perumahan elit yang ada di Bogor... meski mainnya diwaktu malam, tapi semuanya pada enjoy... apa lagi didukung dan ditonton oleh Pengajar yang cantik. yaitu Ibu Encah (BEE), terima kasih untuk BEE atas supportnya.. hehehe..

ditengah lelahnya belajar, di selimuti oleh hiburan berfutsal ria... ternyata.. mempererat tali Silahturahmi, antara siswa dengan staf dan pengajar Nurul Fikri.... semoga rasa kekeluargaan ini tetap istiqamah yaa... hehehe

Rencananya.. bakal rutin neh, kegiatannya setiap pekan sekali... kebetulan NF Mapalmas... jadi punya Tim tersendiri, dengan pemainnya sebagai berikut : Rizky P, Cahyo BR, Eris EJ, M. Arsyad, Ade S, Royani, dan Iwan... kebetulan lawannya kemarin dari PPLS IPA NF Mawar dengan pemainnya sebagai berikut : A. Dicky, Ramadhan A, Agung, Avisenna, dan Ichsan






Rizky Priyatna


Selasa, 30 Agustus 2011

Tahun Depan, Hafidz Al-Qur’an Masuk Tanpa Tes di UNS


Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan langkah terpuji. Mulai tahun depan, siswa setingkat SMA yang hafal Alquran (hafidz) bisa masuk melalui jalur tanpa tes di universitas tersebut.

‘’Keputusan ini sudah mendapatkan persetujuan dan dukungan dari semua pihak. Tahun depan kami rencanakan dimulai, hafidz Quran akan diterima tanpa tes di UNS,’’ kata Rektor Prof Ravik Karsidi.

Saat menutup tarawih di kantor pusat UNS yang berlangsung tujuh kali sejak awal Ramadan lalu, dia mengatakan hal itu sebagai sebuah dukungan atas upaya memberikan nuansa kerohanian bagi kampus.

‘’Kami ingin membentuk insane yang tidak saja memiliki kecerdasan otak, namun sekaligus juga memiliki kesalehan social yang dilandaskan pada ajaran agama, khususnya Alquran,’’ kata dia.

Karena itulah keberadaan para hafidz di kampus itu, diharapkan akan menularkan virus kesalehan seorang manusia yang memiliki ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sekaligus diharapkan akan membawa kesalehan bagi para warga kampus lainnya.

Tidak hanya itu, Ravik juga meminta kepada pengelola fakultas sampai ke jurusan maupun program studi, untuk menjadwalkan secara rutin adanya tausiah ataupun semacam pengajian rutin di lingkungan mereka.

‘’Saya yakin ini salah satu upaya membentuk manusia Indonesia yang berkarakter. Pendidikan karakter itu harus ditanamkan melalui pemahaman agama secara baik oleh semuanya. Karena itu diharapkan langkah ini bisa berlanjut terus,’’ kata dia.

Rektor juga meminta kepada dosen agama Islam di setiap fakultas untuk memelopori kegiatan tersebut di lembaganya. Mereka harus bisa menjadi contoh dalam pengalaman nilai keagamaan bagi lainnya.

‘’Saya ingat di awal-awal bekerja di UNS ini, ada semacam ketakutan atau keengganan seorang dosen yang menunjukkan identitas keislamannya. Situasi dan kondisinya saat itu memang berbeda dengan sekarang,’’ kata dia.

Namun saat ini, justru setiap warga kampus harus bisa menjadi pelopor dalam mengamalkan ajaran agamanya, dan menunjukkan jati dirinya sebagai seorang Islam yang memiliki kesalehan. (Joko Dwi Hastanto/CN34/JBSM/SMCN)

Jumat, 12 Agustus 2011

Tahun Ini, ITB Hanya Terima Mahasiswa Lewat SNMPTN


Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) menghapus jalur penerimaan mandiri dalam penerimaan mahasiswa baru pada 2011 ini. Dengan dihapusnya jalur mandiri ini, ITB hanya menerima mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN).

"Sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 34/2010, ITB hanya melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru program sarjana secara nasional," ujar Wakil Rektor Bidang Komunikasi Kemitraan dan Alumni ITB Hasanudin Z Abiddin kepada wartawan di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Kamis (13/1/2011).

Penghapusan jalur mandiri ini, kata ia, untuk mengubah pandangan masyarakat mengenai kualitas pendidikan di ITB. Pada tahun sebelumnya, ITB masih melakukan sistem penerimaan mahasiswa secara mandiri dengan proporsi 505 untuk jalur nasional dan 50% jalur mandiri. "Tahun ini, penerimaan jalur mandiri kita tiadakan dan ITB akan menerima mahasiswa baru seluruhnya atau 100% dari SNMPTN," tandas Hasanudin.[den]

UGM, Hapus Jalur Mandiri semua Mahasiswa dijaring lewat SNMPTN


Menyusul ITB, Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya menghapus ujian tulis (utul) atau Ujian Masuk (UM) UGM secara mandiri. Mulai tahun ini UGM akan menjaring semua mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
"UGM tidak menyelenggarakan seleksi mandiri. UGM akan menjaring 100 persen mahasiswa baru melalui SNMPTN yang terdiri dari peserta ujian tulis SNMPTN dan undangan," ungkap Rektor UGM Prof Ir Sudjarwadi, PhD di Kantor Pusat UGM di Bulaksumur Yogyakarta, Selasa (18/1/2011).
Menurut dia, untuk seleksi mahasiswa baru tahun ini, soal-soal yang dikembangkan UGM telah disepakati banyak diintegrasikan di dalam ujian tulis SNMPTN. Integrasi tersebut akan membuat hasil seleksi SNMPTN 2011 lebih berkualitas dan mampu menjaring para mahasiswa terbaik.
Tim dari UGM, UI dan ITB juga diikutkan dalam penyusunan soal-soal SNMPTN mendatang bersama tim dari PTN yang lain sehingga hasilnya diharapkan lebih berkualitas.
"Karena sudah diintegrasikan ke dalam SNMPTN, seleksi mandiri UGM seperti tahun-tahun sebelumnya berupa utul ditiadakan. Pendaftar yang sudah terlanjur mendaftar akan diurus dan dipindahkan ke SNMPTN," kata Sudjarwadi didampingi Ketua Pelaksana Budi Prasetyo dan Kepala Humas Suryo Baskoro.
Sudjarwadi mengatakan dengan tidak adanya UM UGM lagi, peserta yang sudah mendaftar sebagai peserta utul UM-UGM akan dipindahkan ke SNMPTN. Dalam melaksanakan penjaringan itu, UGM membantu pelaksanaan Permendiknas 34/2010 untuk seleksi berkualitas tinggi. SNMPTN sendiri, terdiri dari dua elemen yakni ujian tulis dan undangan yaitu Penelusuran Bibit Unggul (PBU).
Sementara itu Budi Prasetyo menambahkan, peserta yang sudah mendaftar sebagai peserta utul UM UGM akan diurus dan diberikan kemudahan dalam melakukan pendaftaran SNMPTN. Hingga awal bulan Januari 2011 ini sudah ada sekitar 7.888 orang yang mendaftar UM dan 1.680 peserta Penelusuran Bibit Unggul (PBU).
"Tidak ada yang sulit, semua akan kita bantu dan kita permudah prosesnya," ujar Budi.
Sekadar diketahui, Permendiknas No 34/2010 mengatur tentang PTN harus menerima mahasiswa baru minimal 60% lewat jalur SNMPTN dan menggelar tes mandiri setelah SNMPTN.

sumber : www.detik.com - Selasa, 18 Januari 2011

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More